- Tekan tombol Windows + R di keyboard.
- Ketik gpedit.msc lalu tekan Enter.
- Setelah jendela Group Policy terbuka, navigasikan ke:
Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Microsoft Defender Antivirus - Klik dua kali pada opsi Turn off Microsoft Defender Antivirus.
- Pilih Enabled, lalu klik Apply dan OK.
- Restart komputer kamu.
Setelah itu, Windows Defender akan benar-benar berhenti bekerja, bahkan setelah restart. Banyak pengguna menganggap metode ini sebagai cara hapus Windows Defender permanen yang paling aman karena tidak mengganggu file sistem bawaan.
Daftar Isi Artikel
Langkah 3: Menonaktifkan Lewat Registry Editor
Kalau kamu pakai Windows 10 Home yang tidak punya Group Policy Editor, kamu masih bisa melakukannya lewat Registry Editor.
Langkah-langkahnya seperti ini:
- Tekan Windows + R, lalu ketik regedit dan tekan Enter.
- Arahkan ke jalur berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows Defender - Klik kanan di area kosong di panel kanan, pilih New > DWORD (32-bit) Value.
- Beri nama DisableAntiSpyware.
- Klik dua kali pada file tersebut dan ubah value-nya menjadi 1.
- Tutup Registry Editor dan restart komputer kamu.
Setelah restart, Windows Defender akan dinonaktifkan secara permanen.
Kalau kamu ingin mengaktifkannya kembali, cukup ubah value DisableAntiSpyware dari 1 menjadi 0. Langkah ini juga sering dijadikan alternatif cara hapus Windows Defender permanen bagi pengguna Windows versi Home.
Langkah 4: Menghapus Windows Defender Secara Total dengan PowerShell
Langkah ini hanya disarankan untuk pengguna berpengalaman. Sebab, kamu akan menghapus komponen sistem yang dilindungi.





