- Backup data penting
Pastikan kamu punya data cadangan, terutama kalau kamu mau menggunakan CMD atau software pihak ketiga. - Cek disk yang benar
Jangan sampai kamu salah memilih disk, apalagi kalau kamu punya lebih dari satu drive. - Jangan hapus partisi sistem sembarangan
Partisi seperti EFI dan Recovery punya peran penting. Kalau kamu menghapusnya tanpa ngerti risikonya, Windows bisa gagal booting.
Kalau sudah siap, kita masuk ke solusinya.
Daftar Isi Artikel
Solusi 1: Buat Partisi Baru Dari Unallocated (Paling Aman)
Kalau tujuanmu cuma ingin “menghilangkan Unallocated” dan kamu tidak wajib menggabungkannya ke drive C, cara paling mudah adalah membuat partisi baru.
Langkahnya:
- Buka Disk Management
- Klik kanan Start lalu pilih Disk Management
- Klik kanan pada area Unallocated
- Pilih New Simple Volume
- Ikuti wizard sampai selesai
- Pilih drive letter dan format NTFS
Selesai. Ruang Unallocated berubah menjadi drive baru yang bisa dipakai.
Namun kalau kamu memang butuh ruangnya untuk memperbesar drive utama, lanjut ke cara berikutnya.
Solusi 2: Gabungkan Unallocated Ke Drive yang Bersebelahan
Kalau ruang Unallocated berada tepat di sebelah kanan partisi yang ingin kamu perbesar, kamu tinggal Extend Volume saja.





