Daftar Isi Artikel
c. Gunakan Laptop Tanpa Baterai
Jika langkah sebelumnya belum berhasil, coba nyalakan laptop tanpa baterai dan hanya menggunakan adaptor. Ini bisa membantu Kamu mengecek apakah masalahnya ada pada baterai atau tidak. Kalau laptop bisa menyala tanpa baterai, kemungkinan besar baterai Kamu perlu diganti.
3. Periksa RAM Laptop Kamu
a. Matikan Laptop dan Buka Penutup RAM
RAM yang bermasalah juga bisa jadi penyebab laptop Kamu tiba-tiba mati. Untuk mengatasinya, Kamu bisa coba memeriksa RAM dengan membuka penutupnya di bagian bawah laptop. Pastikan laptop sudah dimatikan dan adaptor dicabut sebelum Kamu mulai membuka penutup RAM.
b. Bersihkan RAM dan Slotnya
RAM yang kotor atau tidak terpasang dengan benar bisa membuat laptop tidak bisa menyala. Lepaskan RAM dari slotnya dan bersihkan bagian pin RAM dengan kain lembut atau penghapus karet. Jangan lupa bersihkan juga slot RAM dari debu yang menempel. Setelah bersih, pasang kembali RAM dengan hati-hati dan pastikan sudah terpasang dengan benar.
c. Coba Ganti RAM
Kalau setelah dibersihkan laptop Kamu masih belum menyala, coba ganti RAM dengan yang baru atau RAM lain yang Kamu yakin masih berfungsi. Ini bisa membantu Kamu menentukan apakah RAM yang menjadi penyebab laptop mati.
4. Lakukan Reset BIOS
a. Lepas Baterai CMOS
Salah satu cara menghidupkan laptop yang tiba-tiba mati adalah dengan mereset BIOS. BIOS yang bermasalah bisa mengakibatkan laptop mati mendadak. Kamu bisa melakukan reset dengan cara melepas baterai CMOS yang terletak di motherboard. Namun, langkah ini butuh sedikit keberanian karena Kamu harus membuka laptop lebih dalam.
b. Tekan Tombol Power Selama 30 Detik
Setelah melepas baterai CMOS, tekan tombol power selama sekitar 30 detik untuk memastikan semua sisa daya keluar dari laptop. Setelah itu, pasang kembali baterai CMOS dan coba nyalakan laptop. BIOS akan kembali ke pengaturan awal dan semoga bisa mengatasi masalah laptop Kamu.