- Di menu BIOS, pilih opsi Save Changes & Exit.
- Laptop akan restart otomatis.
- Jika berhasil, sistem akan langsung memuat Windows tanpa kembali ke BIOS.
Ini terlihat sederhana, tapi seringkali cukup ampuh terutama kalau masalahnya hanya karena pengaturan BIOS tidak tersimpan dengan benar.
Daftar Isi Artikel
4. Reset BIOS ke Default
Kalau langkah di atas belum berhasil, kamu bisa mengembalikan pengaturan BIOS ke kondisi awal pabrikan.
- Di BIOS, cari opsi Load Optimized Defaults atau Restore Defaults.
- Konfirmasi perubahan, lalu simpan dan keluar dengan menekan F10.
Setelah itu, biarkan laptop melakukan restart. Biasanya ini bisa mengembalikan konfigurasi BIOS yang bermasalah.
5. Cek Kondisi Baterai CMOS
Jika setiap kali laptop dimatikan dan dinyalakan ulang kamu selalu kembali ke BIOS, bisa jadi baterai CMOS sudah lemah.
Untuk memperbaikinya, baterai CMOS harus diganti. Proses ini cukup sederhana, tapi jika kamu belum terbiasa membuka laptop, sebaiknya serahkan pada teknisi agar aman.
6. Perbaiki Sistem Operasi
Kalau semua langkah BIOS sudah dilakukan tapi laptop tetap tidak bisa booting, kemungkinan ada masalah di sistem operasi.





